Kamis, 27 Januari 2011

Struktur Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor 2011-2016

Posted by khafidzku 7:13:00 AM, under | 2 comments


Ketua Umum : NUSRON WAHID

Wakil Ketua Umum : DIPO NUSANTARA

Wakil Ketua Umum : YUNUS RAZAK

Sekretaris Umum : MUHAMMAD AQIL IRHAM

Bendahara Umum : AAM KHOIRUL AMRI

Wakil Bendahara :

  1. M.Sidiq isdyanto
  2. M.Dani Soeharto
  3. Asmin Matdoan
  4. M. Riyad
  5. Andi Sihabuddin
  6. Bayu Darussalam
  7. Arief Rahman
  8. Faisal Ali Hasyim
  9. Jakaria R. Puato
Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi
  1. Ketua : Gojali Harahap
    Sekretaris : Mukhtar Hadyu
  2. Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Ideologi
    Ketua : Hamid Bullah
    Sekretaris : Adung Abdurrahman
  3. Bidang Informasi dan Komunikasi
    Ketua : Lukman Hakim
    Sekretaris : Mohammad Amin
  4. Bidang Hubungan Antar Lembaga
    Ketua : Juri Ardiyantoro
    Sekretaris : Zainal Abidin
  5. Bidang Dakwah dan Pengembangan Pesantren
    Ketua : KH. Yaqut C. Qoumas
    Sekretaris : H. M. Nuruzzaman
  6. Bidang Pemikiran Keislaman
    Ketua : KH. Ghofur Maimun Zubair
    Sekretaris : Faisal Attamimi
  7. Bidang Pertahanan dan Keamanan (ex officio Satkornas Banser)
    Ketua : Muhammad Idris Al-Idrus
    Sekretaris : H. Syakur “Atung”
  8. Bidang Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan
    Ketua : M. Al-Hadziq
    Sekretaris : Emay A. Maehi
  9. Bidang Keuangan dan Perbankan
    Ketua : Fahmi Ali Akbar, SE
    Sekretaris : Syarif Munawi
  10. Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan UKM
    Ketua : Imam Ma’ruf
    Sekretaris : Habib Soleh
  11. Bidang Kerjasama Luar Negeri
    Ketua : Tubagus Ace Syadili
    Sekretaris : Romawi Marthin
  12. Bidang Aparatur, Otoda dan Pertanahan
    Ketua : Saparudin
    Sekretaris : Mujiburrahman
  13. Bidang Penanggulangan Bencana
    Ketua : Lutfi Iskandar
    Sekretaris : Abdul Haris Makmun
  14. Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial
    Ketua : Haryanto Oghie
    Sekretaris : H. Suhardi
  15. Bidang Pendidikan, Riset dan Teknologi
    Ketua : Abdullah Azwar Anas
    Sekretaris : M. Idham Cholid
  16. Bidang Hukum, dan Hak Asasi Manusia
    Ketua : Koimudin
    Sekretaris : Qohari Cholil
  17. Bidang Parisiwisata, Kebudayaan dan Olahraga
    Ketua : Rahmat Hidayat Pulungan
    Sekretaris : Abdul H. Rumkhel
  18. Bidang Energi dan Lingkungan Hidup
    Ketua : Zaqi Ismail
    Sekretaris : Ikhsan Firdaus 

Struktur Dewan Penasihat Pimpinan Pusat

Gerakan Pemuda Ansor 2011-2016

Ketua : SYAIFULLAH YUSUF

Wakil Ketua :

MUHAMMAD NUH

AHMAD MUKOWAM

Sekretaris : HASYIM HADRAWI

Anggota :
  1. KH. Yahya Staquff
  2. KH. Malik Madani, MA
  3. H. Anwar Adnan Shaleh
  4. Gusti Joyokusumo
  5. Drs. H. Chairul Anam
  6. H. Muhyiddin Arubusman
  7. KH. Hasan Aminuddin
  8. Hasan Wirajuda
  9. H. Alex Noerdin
  10. KH. Aunul Hadi Idham Khalid
  11. KH. Fuad Halimi
  12. KH. Idris Hamid
  13. Dr. Joyowinoto
  14. Khairil Anwar Notodiputro
  15. Dede Yusuf
  16. Amin Lasena
  17. Ir. H. Mukhtar Syarkawi
  18. Hasan Basri Agus
  19. Al-Habib Hilal Al-Aidid
  20. Rudi Arifin
  21. Farid Wajdi
  22. Ade Komarudin
  23. Hilmi Muhammadiyah
  24. Effendi Anas
  25. Endang Sobirin
  26. Muhammad Yunus
  27. Nukman Abdul Hakim
  28. Affandi Mukhtar
Ditetapkan di : Jakarta
Hari/Tanggal : Minggu, 23 Januari 2011

Selasa, 18 Januari 2011

Profil PP LP Ma'arif NU

Posted by khafidzku 8:47:00 PM, under | No comments

 

I. SEJARAH SINGKAT
Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (PP LP Ma'arif NU) merupakan salah satu aparat departementasi di lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Didirikannya lembaga ini di NU bertujuan untuk mewujudkan cita-cita pendidikan NU. Bagi NU, pendidikan menjadi pilar utama yang harus ditegakkan demi mewujudkan masyarakat yang mandiri. Gagasan dan gerakan pendidikan ini telah dimulai sejak perintisan pendirian NU di Indonesia. Dimulai dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui Nadlatut Tujjar (1918), disusul dengan Tashwirul Afkar (1922) sebagai gerakan keilmuan dan kebudayaan, hingga Nahdlatul Wathan (1924) yang merupakan gerakan politik di bidang pendidikan, maka ditemukanlah tiga pilar penting bagi Nadhlatul Ulama yang berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 M/16 Rajab 1334 H, yaitu: (1) wawasan ekonomi kerakyatan; (2) wawasan keilmuan, sosial, budaya; dan (3) wawasan kebangsaan.
Untuk merealisasikan pilar-pilar tersebut ke dalam kehidupan bangsa Indonesia, NU secara aktif melibatkan diri dalam gerakan-gerakan sosial-keagamaan untuk memberdayakan umat. Di sini dirasakan pentingnya membuat lini organisasi yang efektif dan mampu merepresentasikan cita-cita NU; dan lahirlah lembaga-lembaga dan lajnah; seperti Lembaga Dakwah, Lembaga Pendidikan Ma'arif, Lembaga Sosial Mabarrot, Lembaga Pengembangan Pertanian, dan lain sebagainya--, yang berfungsi menjalankan program-program NU di semua lini dan sendi kehidupan masyarakat. Gerakan pemberdayaan umat di bidang pendidikan yang sejak semula menjadi perhatian para ulama pendiri ( the founding fathers ) NU kemudian dijalankan melalui lembaga yang bernama Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU). Lembaga ini bersama-sama dengan jam'iyah NU secara keseluruhan melakukan strategi-strategi yang dianggap mampu meng- cover program-program pendidikan yang dicita-citakan NU.
Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU) merupakan aparat departentasi Nahdlatul Ulama (NU) yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan-kebijakan pendidikan Nahdlatul Ulama, yang ada di tingkat Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang. Kedudukan dan fungsi LP Ma'arif NU diatur dalam BAB VI tentang Struktur dan Perangkat Organisasi pasal 1 dan 2; serta ART BAB V tentang Perangkat Organisasi. LP Ma'arif NU dalam perjalannya secara aktif melibatkan diri dalam proses-proses pengembangan pendidikan di Indonesia. Secara institusional, LP Ma'arif NU juga mendirikan satuan-satuan pendidikan mulai dari tingkat dasar, menangah hingga perguruan tinggi; sekolah yang bernaung di bawah Departemen Nasional RI (dulu Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI) maupun madrasah; maupun Departemen Agama RI) yang menjalankan Hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 6000 lembaga pendidikan yang tersebar di seluruh pelosok tanah air bernaung di bawahnya, mulai dari TK, SD, SLTP, SMU/SMK, MI, MTs, MA, dan beberapa perguruan tinggi.
II. VISI DAN MISI

2.1. Visi
  • Dengan mengambangkan sistem pendidikan dan terus berupaya mewujudkan pendidikan yang mandiri dan membudayakan ( civilitize ), LP Ma'arif NU akan menjadi pusat pengembangan pendidikan bagi masyarakat, baik melalui sekolah, madrasah, perguruan tinggi, maupun pendidikan masyarakat.
  • Merepresentasikan perjuangan pendidikan NU yang meliputi seluruh aspeknya, kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
  • Menciptakan komunitas intitusional yang mampu menjadi agent of educational reformation dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pembangunan masyarakat beradab. 
2.2. Misi
  • Menciptakan tradisi pendidikan melalui pemberdayaan manajemen pendidikan yang demokratis, efektif dan efisien, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal
  • Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, terutama pada masyarakat akar rumput ( grass root ), sehingga terjalin sinegri antar kelompok masyarakat dalam memajukan tingkat pendidikan
  • Memperhatikan dengan sungguh-sungguh kualitas tenaga kependidikan, baik kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi melalui penyetaraan dan pelatihan serta penempatan yang proporsional, dengan dukungan moral dan material.
  • Mengembangkan system informasi lembaga pendidikan sebagai wahana penyelenggaraan komunikasi, informasi dan edukasi serta penyebarluasan gagasan, pengalaman dan hasil-hasil kajian maupun penelitian di bidang ilmu, sains dan teknologi lewat berbagai media.
  • Memperkuat jaringan kerja sama dengan instansi pemerintah, lembaga/institusi masyarakat dan swasta untuk pemberdayaan lembaga pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan maupuh subyek-subyek yang terlibat, langsung maupun tidak langsung, dalam proses-proses pendidikan.

III. KEBIJAKAN DAN STRATEGI
3.1. Kebijakan
  • Menata dan mensosialisasikan kepengurusan LP Maarif NU.
  • Melanjutkan penyusunan database satuan pendidikan di lingkungan NU.
  • Mempertegas identitas pendidikan (Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi) Ma'arif NU.
  • Meningkatkan madrasah/sekolah unggul dan perguruan tinggi di masing-masing wilayah.
  • Meningkatkan hubungan dan jaringan ( networking ) kerja sama dengan lembaga Internasional
3.2. Strategi
  • Menguatkan soliditas dan komitmen Pengurus Ma'arif NU di semua tingkatannya;
  • Menggalang kekuatan struktural dan kultural warga NU (nahdliyin) dalam pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan Ma'arif NU;
  • Mendirikan badan-badan usaha di bawah naungan PP LP Ma'arif NU untuk mencukupi kebutuhan pendanaan;
  • Meningkatkan partisipasi pendidikan warga NU (nahdliyin) melalui berbagai bentuk kerja sama yang saling menguntungkan;
  • Membuka dan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai instansi dalam dan luar negeri, baik pemerintah maupun swasta.

IV. POLA HUBUNGAN ORGANISASI
  • Konsultatif
Hubungan kelembagaan yang bersifat konsultatif adalah hubungan antara Pimpinan LP Ma'arif NU dengan  Dewan Penasehat pada masing-masing tingkatannya. Selain itu hubungan konsultatif juga dibangun antara LP Ma'arif dengan para ulama, tokoh, dan sesepuh di kalangan Nahdlatul Ulama. Hubungan seperti ini diperlukan untuk meminta pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral di luar kebijakan dasar konstitusional organisasi dalam rangka mengembangkan program-program LP Ma'arif NU
  • Koordinatif-Konsolidatif
Hubungan koordinatif-konsolidatif adalah hubungan antar Pimpinan LP Ma'arif NU yang secara bertingkat dapat diurutkan dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, dan Pimpinan Wakil Cabang. Hubungan koordinatif-konsolidatif juga dilakukan antara Pimpinan LP Ma'arif NU dengan sekolah, madrasah, maupun perguruan tinggi yang menjadi binaannya.
  • Instruktif
Hubungan instruktif adalah hubungan antar Pengurus NU dan Pimpinan LP Ma'arif NU yang secara bertingkat dapat diurutkan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kepada Pimpinan Pusat LP Ma'arif, Pengurus Wilayah NU kepada Pimpinan Wilayah LP Ma'arif, Pengurus Cabang NU kepada Pimpinan Cabang LP Ma'arif.

http://www.maarif-nu.or.id/index.php?pilih=hal&id=4